Selasa, 14 Agustus 2018

Yang Harus Dihindari dalam Merawat Baja Ringan pada Bangunan Rumah

BAJA RINGAN sekarang ini menjadi pilihan yang mulai dibidik dalam membuat bangunan rumah huni bagi sebagian orang. Hal ini terjadi seiring kayu yang harganya merangkak naik dan juga keawetan baja ringan yang masih bisa disandingkan dengan kayu. Bahkan adakalanya bukan saja bentuk kayu atau kaso sebagai mbahan penopang bagian atas-atap rumah yang digantikan oleh baja ringan ini, melainkan juga beberapa tulang dindingnya.
Namun begitu, sebagaimana kayu, awet dan tidaknya material baja ringan tetap juga kembali pada perawatan, salah satunya adalah terjadinya karat atau korosi. Karena meskipun sudah dilapis engan menggunakan zat anti-karat, tak lantas ia menjadi langsung terbebas dari korosi.  Oleh karenanya kita musti paham tentang hal-hal yang mampu mengakibatkan terjadinya karat pada baja ringan.

Terkena Hujan dan Panas

Serupa dengan bahan bangunan lain, pengaruh cuaca, baik hujan ataupun panas menjadi hal yang tak bisa diabaikan. Apalagi jika menilik bahwa baja ringan bukanlah material yang diciptakan sebagai bahan tahan terpaan hujan dan juga pancaran panas. Artinya, cuaca yang acap berganti –dan apalagi belakangan ini sering tak menentu , maka sedikit atau banyak, cepat atau lambat, ia bisa menggerus daya tahan baja ringan, meski ia telah dilapisi dengan lapisan antikarat sekalipun. Sehingga bukan tidak mungkin proses korosi akan cepat terjadi.
Guna mencegahnya, alangkah baiknya jika baja ringan belum terpakai, diletakkan pada ruang tertutup yang terhindar dari sinar matahari dan hujan. Begitupun pada saat proses pemasangan, usahakan baja ringan tak terkena air hujan.

Tergores Alat

Hal yang penting untuk diketahuia adalah, bahwa baja ringan yang terkena goresan, secara langsung ia akan dengan cepat terpengaruh oleh oksigen. Sehingga akan dengan cepat pula terjadi proses oksidasi, yaitu antara oksigen dengan zat kimia yang ada pada bahan baja itu, hingga pada akhirnya timbullah karat.
Karena itu, jika ada kerusakan pada baja ringan akibat bekas sambungan yang terbuka atau salah potong, usahakan untuk segera melakukan pelapisan ulang, antara lain dengan memanfaatkan cat anti-karat. Sedangkan mengenai pencegahan lebih lanjut, upayakan untuk selalu berhati-hati demi mengurangi terjadinya kesalahan sehingga meminimalisir timbulnya goresan pada permukaan baja ringan.

Air Semen

Dalam pengerjaan bangunan menggunakan baja ringan memang disarankan ekstra hati-hati, pasalnya ada banyak risiko yang akan timbul ketika tak memerhatikannya. Salah satunya adalah jika baja ringan itu terkena air semen.
Karenanya, sila usahakan menjauhkan keberadaan adonan semen dari baja ringan. Ada hal yang butuh diketahui adalah, jika air semen menempel pada permukaan baja ringan, maka besar kemungkinan ia berpotensi merusak lapisan antikarat pada permukaan baja ringan. Artinya, ketika masih dalam tahap konstruksi, melindungi baja ringan dari proses pembetonan pun adukan semen adalah langkah wajib yang dilakukan. Hindari pula membuat adonan semen untuk karpus atau genteng nok langsung di atas rangka baja ringan. Membuat lapisan kedap air sebagai pembatas adalah langkah lain yang baik pula dilakukan.

Larutan Asam

Jika menyimak hal-hal di atas, maka kita dapat memberikan kesimpulan bahwa cairan ataupun larutan yang bersifat asam memiliki reaksi sangat kuat pada saat bersinggungan langsung dengan permukaan baja ringan. Itu memang benar, karena jika itu terjadi maka lapisan (coating) antikarat pada permukaan baja ringan akan mengelupas, sehingga dalam waktu tak lama ia bisa menyebabkan karat.
Oleh karenanya hindarkan baja ringan dari larutan-larutan asam, yang salah satunya bisa ditemukan pada beberapa produk pembersih lantai ataupun keramik. 

JUAL BAJA RINGAN PADALARANG 0811 2049 113

Harga dan Perhitungan biaya rangka atap baja ringan

Harga dan Perhitungan Biaya
Dengan mempertimbangkan kelebihan dan kekurangannya, semakin banyak saja orang yang tertarik untuk menggunakan rangka atap baja ringan. Namun biasanya keraguan muncul mengingat harganya yang terbilang mahal karena saat ini dipasarkan dengan harga per meter persegi luas atap.
Sebelum memutuskan untuk memasang rangka atap baja ringan ini, Anda bisa menghitung sendiri perkiraan biaya yang harus disiapkan. Adapun rumusan sederhana yang bisa digunakan adalah sebagai berikut.
Biaya atap baja ringan = (luas rangka atap dalam m2 x harga baja ringan per m2) + (luas atap dalam m2 x harga penutup atap per m2)
Adapun kisaran harga rangka atap baja ringan saat ini antara Rp. 90.000 hingga Rp. 270.000. Berdasarkan rumusan di atas, maka diperoleh contoh perhitungan sebagai berikut.
 (70 m2 x Rp. 200.000 per m2) + (70 m2 x Rp. 90.000 per m2)
Jadi total biaya untuk pemasangan rangka atap baja ringan tersebut adalah Rp. 20.300.000
Nah, setelah mengetahui serba serbi rangka atap baja ringan ini dan contoh perhitungannya, apakah Anda semakin tertarik untuk menggunakannya? Bisa dibilang rangka atap baja ringan ini adalah investasi masa depan. Dengan menggunakan rangka atap baja ringan ini, selama puluhan tahun ke depan Anda tak perlu mengkuatirkan lagi tentang penggantian rangka dan atapnya.
 JUAL BAJA RINGAN PADALARANG 0811 2049 113

Cara menghitung biaya pasang rangka atap baja ringan

Cara menghitung biaya pasang rangka atap baja ringan


Sebelum memutuskan untuk memasang rangka atap baja ringan, kita bisa menghitung perincian biaya yang akan dikeluarkan dan menyesuaikannya dengan bujet kita. Saat ini, biaya pemasangan rangka atap baja ringan sudah termasuk dengan biaya penutup atap (genteng). Dengan demikian, perkiraan pengeluaran adalah: 
1. Buat sketsa atap 
Sebelum menghitung biaya, kita perlu menghitung luas atap rumah. Agar bisa mengetahui gambaran bentuk atap yang akan dipasang, kita bisa menggambarnya dulu sesuai dengan ukuran yang diperkecil menggunakan kalkulasi skala. 
2. Menghitung luas atap rumah 
Misalnya saja ukuran luas rumah adalah 6 x 10 m. Setiap atap memiliki oversteck sebesar 0,5 m di sisi kanan, kiri, depan dan belakang. Bila sudut kemiringan atap adalah 30 derajat, maka luas atap rumah (LAR) adalah: 
LAR = panjang x lebar / cosinus derajat kemiringan atap
        = (6 m + oversteck kanan kiri 1 m) x (10 m + oversteck depan belakang 1 m) / cos 30°
         = 7 m x 11 m : cos 30° = 77 m2 : 0.866 
LAR = 88, 92 m2. 
3. Menghitung biaya total rangka atap baja ringan 
Pada tahap ini kita harus mengetahui berapa kisaran harga baja ringan dan harga genteng pilihan kita. Misalnya harga baja ringan setebal 1 mm saat ini adalah Rp 150 ribu/m2, sedangkan harga genteng metal adalah Rp 100 ribu/m2. Jadi total biaya baja ringan adalah: 
= (LAR x harga baja ringan per m2) + (LAR x harga penutup atap per m2)
= (88,92 m2 x  Rp. 140.000) + (88,92 m2 x Rp. 100.000)          
= Rp. 12.448.800 + Rp. 8.892.000  
= Rp. 22.230.000. Jadi total biaya rangka atap baja ringan untuk rumah 6 x 10 m2 adalah Rp 22 juta 230 ribu. 
JUAL BAJA RINGAN PADALARANG 0811 2049 113


Senin, 13 Agustus 2018

Mengenal 7 kelebihan & kekurangan atap spandek

  1. Warna yang variatif
Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, permukaan atap spandek dapat di cat dengan menggunakan kombinasi warna yang Anda inginkan. Namun pada dasarnya, atap ini pun sudah di sediakan oleh produsen dalam beragam warna yang menarik. Upaya ini dilakukan untuk menarik minat pasar yang lebih tinggi. Sehingga tidak ada batasan warna yang dimiliki oleh atap ini.
  1. Memiliki daya tahan yang baik dan tahan lama
Atap spandek dikatakan sebagai salah satu material yang memiliki daya tahan lama serta awet digunakan dalam jangka panjang. Atap ini dapat bertahan hingga berpuluh-puluh tahun pemakaian, bahkan sampai 20 tahun lebih lamanya. Hebat bukan? Hal ini disebabkan oleh percampuran komposisi yang tepat antara bahan dasar alumunium serta seng yang dapat membuatnya menjadi kokoh dan kuat. Tampilan bangunan Anda akan terjaga apik untuk beberapa waktu lama.
  1. Anti pecah, anti keropos serta anti rayap
Atap spandek memiliki ketebalan sekitar 0,3 mm hingga 0,5 mm, yang dapat digolongkan cukup tipis karena ketebalan tidak mencapai 1 cm. Namun demikian, atap ini tetap kokoh, kuat dan dapat bertahan lama karena terbuat dari bahan-bahan dasar berkualitas.  Proses pembuatan atap ini harus tetap dilakukan secara professional dna kehati-hatian untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Kelebihan lain yang dimiliki oleh atap ini adalah memiliki sifat anti pecah, anti keropos, anti retak dan tentunya anti rayap dan serangga.
  1. Harganya terjangkau
Dalam tips hemat membangun rumah dan juga cara membangun rumah dengan dana minim, pemilihan bahan-bahan dalam membangun rumah harus dipikirkan secara matang dan menyesuaikan dengan budget yang dimiliki. Apabila Anda memiliki keterbatasan dana, atap spandek dapat menjadi solusinya. Jika dibandingkan dengan beberapa material atap lain, atap spandek ini lebih ringan di kantong. Harga atap spandek menyesuaikan dengan ketebalan yang Anda butuhkan. Semakin tebal atap yang diinginkan, maka semakin tinggi harganya jualnya.
  1. Pemasangan mudah
Keunggulan yang dimiliki oleh atap ini adalah proses pemasangannya yang cenderung lebih mudah. Selain itu Anda juga tidak membutuhkan waktu yang lama dalam pemasanganngan dan menghemat tenaga. Sebab atap spandek tidak membutuhkan struktur rangka yang rumit dan hanya berupa baja ringan. Penggunaan atap spandek juga dinilai lebih aman diterapkan pada bangunan-bangunan yang berdiri di daerah yang memiliki kekuatan angin cukup besar jika dibandingkan dengan beton ataupun geteng. Spandek dapat menurunkan risiko ambruknya bagian atap.
Disamping beberapa kelebihan tersebut, seperti halnya material lainnya, atap spandek juga memiliki beberapa kekurangan. Kekurangan tersebut diantaranya adalah sebagai berikut :
  1. Bising ketika hujan
Sayangnya, apabila hujan melanda jenis atap ini dapat menimbulkan suara bising yang mengurangi rasa nyaman. Hal ini disebabkan oleh penggunaannya bahan material senang dalam proses pembuatan atap. Sehingga akan menimbulkan bunyi gemericik yang terdengar hingga dalam ruangan.
  1. Menyebabkan panas di dalam ruangan
Kekurangan lain yang dimiliki oleh atap spandek ini merupakan bahan yanga dapat menyerap sinar matahari cukup tinggi. Bahan spandek tergolong ke dalam bahan konduktur panas yang baik. Maka dari itu penggunaan atap spandek bukanlah salah satu cara mengatasi udara panas di dalam rumah. Karena justru dapat menghasilkan hal sebaliknya. Oleh karena itu penggunaan lebih banyak diterapkan pada bangunan industri seperti pabrik dan gudang.

JUAL BAJA RINGAN PADALARANG 0811 2049 113

Jenis & type atap baja ringan


Jenis dan Type Atap Baja Ringan

Sebelum menentukan type Konstrusi Atap Baja Ringan ada baiknya kita pilih dulu jenis dan type genteng yang akan kita gunakan. Jenis penutup atap ini terdiri dari berbagai macam : Genteng, Asbes Gelombang, Seng atau Metal Sheet lainnya. Dari pemilihan penutup atap ini baru kita bisa menentukan type baja ringan yang akan kita gunakan sebagai konstruksi atap rumah.
Dikarenakan berat masing-masing penutup atap ini berbeda, maka ukuran/dimensi, ketebalan serta konstruksi rangka kuda-kuda atap baja ringan yang digunakan berbeda pula disesuaikan dengan berat material penutup atap
Semakin berat material penutup atap, semakin besar/tebal pula rangka yang dipakai. Begitu pula sebaliknya.
Ketelitian memilih type sebelum membeli sangat diperlukan. Mintalah brosur cara pemasangan dan informasi ukuran/dimensi Reng (roof batten) dan C channel dari supplier konstruksi baja ringan.
Apabila penutup atap yang digunakan adalah Genteng (Keramik atau beton), maka dibutuhkan ukuran atau dimensi yang lebih besar/tebal Reng dan C channel rangka atap tersebut. Semakin besar dimensi atau ukuran yang dipilih, semakin besar pula beban yang dapat ditanggung. Semakin kecil ukuran/dimensi C channel, semakin minim pula kesanggupan rangka untuk menanggung total beban penutup atap.
Untuk jenis penutup atap ringan dapat digunakan ukuran C channel untuk Zincalume maupun Galvanis jenis :
* C71.075
Direkomendasikan untuk rangka atap dengan jenis penutup genteng metal, seng, fiberglass, Onduline, asbes dan jenis penutup atap lainnya yang bersifat ringan. Pemakaian C71.075 dengan bentangan lebar tetap aman karena kekuatan rangka/kuda-kuda sebanding dengan beban total penutup atap.
* C81.075
Selain direkomendasikan untuk rangka atap dengan jenis penutup seperti tersebut di atas , C81.075 juga dapat digunakan untuk jenis penutup genteng keramik dengan bentang atap menengah dengan bentangan lebar (-/+ 7 meter).
Untuk jenis penutup atap berat dapat digunakan ukuran C channel untuk Zincalume maupun Galvanis jenis :
* C81.095
Direkomendasikan untuk rangka atap dengan jenis penutup genteng keramik dan genteng beton dengan bentang atap yang panjang (s/d > 9 meter).
Untuk menentukan harga, sebaiknya jangan hanya tergiur oleh murahnya saja.
Tetapi perlu diperhatikan pula kwalitas dari bahan tersebut dan kwalitas dari cara pemasangannya.
Ajaklah suppliernya ke beberapa lokasi yang pernah mereka pasang atap baja ringannya.

JUAL BAJA RINGAN PADALARANG 0811 2049 113

Jenis baja ringan

Jenis Baja Ringan


Sementara terkait dimensi ukuran, tebal baja ringan yang lazim digunakan pada konstruksi baja ringan ini umumnya memliki ketebalan 0,75 mm hingga 1,00 mm pada batang utama kuda-kuda konstruksi. Sedangkan pada reng, ketebalan yang digunakan mulai 0,40 hingga 0,60 mm.

Sementara untuk ukuran tinggi profil juga bervariasi mulai dari 70 mm hingga 100 mm dan pada batten/reng tinggi mulai 31mm hingga 60mm. Variasi ukuran ini ditujukan menyesuaikan dengan beban/kekuatan yang disokongkannya.

TRUS/Kaso Metal Baja Ringan
Kaso berbahan plat baja gaya tarik tinggi (G550) / baja ringan yang dilapisi dengan seng dan alumunium atau sering disebut (Zincalume/Galvalume) namun ada juga yang berbahan Galvanis. Tinggi profil C ini 75 cm panjang dengan 6 m dengan ketebalan bervariasi. Mulai dari 0,60 mm, 0,65 mm, 0,70 mm,0,75 mm sampai dengan 1 mm. Digunakan sebagai rangka atap baja ringan atau kuda-kuda utama baja ringan.

Reng Baja ringan
Berbentuk trapesium, digunakan sebagai peletakan atap. Umumnya ketebalan reng 0,45 mm dengan tinggi mulai dari 28 mm sampai dengan 40 mm, semakin tnggi profil reng maka semakin kuat. Jika Anda menggunakan genteng beton atau keramik disarankan menggunakan reng minimum tinggi 30 mm.

Baja ringan Taso
Baja ringan dengan merk taso memiliki ketebalan 0,75 mm dan 1 mm dengan tinggi 7,5 cm dan lebar kaki 3,5 cm dan panjang 6 meter perbatang.

Aksesories meliputi :
  • Bracket L, profil tebal 1,5 mm
  • Dynabolt, diameter 12 mm, panjang 100 mm
  • Baut, type self drilling screw. (Ukuran : 12-14×20 bright zinc (untuk truss) 10-16x bright zinc (untuk reng )

JUAL BAJA RINGAN PADALARANG 0811 2049 113

Bentuk Baja Ringan


Bentuk Baja Ringan



Umumnya, bentuk baja ringan yang sering digunakan ialah bentuk "Canal" atau "C" dan "Omega". Kedua bentuk itu dapat dipergunakan sebagai penyusun konstruksi baja ringan.

Baja ringan berbentuk canal atau omega ini sudah mudah ditemukan di beberapa toko penjual baja ringan atau di jasa pemasangan baja ringan.

Yang paling banyak digunakan dan paling sering ditemukan ialah baja ringan berbentuk "Canal" atau "C". Bentuk ini dianggap sebagai profil baja ringan. Profil Calal C merupakan profil tertua pada material batang baja ringan.

Penampang profil ini juga sudah digunakan pada baja konvensional jauh sebelum istilah baja ringan hadir yang hingga saat ini masih dipakai. Pada profil C kelebihan utamanya adalah pada saat digabungkan dua profil C yang saling berhadapan disatukan menjadi “box” atau “kotak”.


JUAL BAJA RINGAN PADALARANG 0811 2049 113