Senin, 13 Agustus 2018

Software baja ringan

2.      Software
Pemasangan rangka baja ringan menggunakan baut/sekrup (screw). Tapi, itu tidak berarti profil bisa dirangkai begitu saja. Kita perlu merancang terlebih dahulu bentuk rangka atap serta menghitung jenis dan jumlah profil yang dibutuhkan, berdasarkan desain atap, kemiringan, jenis dan ukuran genteng, kecepatan angin, curah hujan, jenis dan berat plafon, rencana pembebanan, dan lain-lain.
Perhitungan bisa dilakukan secara manual. Tapi selain rumit dan butuh waktu lama, hasilnya belum tentu akurat. Sebab itu perlu bantuan perangkat lunak (software) komputer untuk menghitung. Dengan softwarekita tahu bentuk rangka atap yang paling tepat untuk sebuah rumah, dapat membuat perhitungan lebih akurat dan pemasangannya lebih cepat. Memakai sembarang software akan menyebabkan kekurang akuratan input dan output yang dihasilkan. Hal ini akan berpengaruh terhadap kualitas sistem yang terpasang di lapangan.
Sebagai informasi, beberapa pemain besar rangka baja ringan di Indonesia sudah memakai software khusus untuk perhitungan analisa struktur dan output shop drawingnya. Perhitungan yang tepat menjamin kekuatan sistem rangka atap. Intinya bahan boleh sama, tapi tidak ada desain yang sama untuk semua rumah. Jadi, pastikan selain terjamin kualitas bahannya, produk dilengkapi software khusus. Smartruss misalnya, memakai SupracaddPryda menggunakan Pryda Roof, keduanya dari Australia.
Design rangka atap harus didukung oleh analisis perhitungan yang akurat serta memenuhi kaidah-kaidah teknis yang benar dalam perancangan standard batas design struktur baja cetak dingin (Limited state cold formed steel structure design) yang mengacu pada standar australia.

JUAL BAJA RINGAN 0811 2049 113

Bahan baja ringan

Baja ringan aman digunakan sebagai rangka atap sepanjang bahan, desain dan pemasangannya memenuhi syarat.
1. Bahan
Kualitas bahannya harus memenuhi syarat. Baja ringan diproduksi melalui proses pendinginan (cold steel) dalam berbagai kelas (grade). Bentuknya gulungan (roll) tipis yang kemudian dibuat profil-profil dengan berbagai ketebalan. Persyaratan bahan material struktur rangka atap :
  • Baja mutu tinggi G550
  • Tegangan leleh minimum (minimum yield strength) : 550 Mpa
  • Modulus elastisitas : 2,1 x 105 MPa
  • Modulus geser : 8 x 104 Mpa
Jika lebih dari G550 profil terlalu tebal dan berat. Sebaliknya, kalau kurang terlalu ringan dan mudah melengkung atau patah. Sampai sekarang belum ada standar baku yang menjamin bahan yang dipakai produsen benar-benar baja G550. Yang bisa kita lakukan hanya meminta sertifikat yang mencantumkan grade baja yang digunakan dan otoritas yang menerbitkan sertifikat. Paling tidak dengan sertifikat itu kita punya kontrol pengendalian mutu untuk mengajukan klaim bila terjadi sesuatu pada rangka atap.
Saat diprofil baja di-coating lagi dengan lapisan anti karat dan korosi seperti zinc, galvanis, alumunium, atau magnesium. Di sini yang perlu diperhatikan bukan bahan coating tapi ketebalannya. Tebal coating galvanis misalnya, minimal 180 gr/m2 dan zinc alumunium 150 gr/m2.
Lapis anti karatnya adalah lapis Zincalume dengan komposisi 55% aluminium, 43,5% seng dan 1,5% silicon alloy, mempunyai ketahanan yang superior terhadap korosi air garam hingga 4 kali dibandingkan dengan baja lapis galvanis. Namun kurang tahan terhadap korosi adukan semen dibanding galvanis.
Galvanis umumnya dikembangkan berdasarkan konsep pelapisan (barrier protection), yaitu melapisi baja dengan material logam lain yang sangat tahan terhadap korosi, namun ada juga yang dikembangkan dengan metode katoda. Lapisan pelindung umumnya berkomposisi 98% Zinc dan 0.2 Al. Galvalumemerupakan sebutan lain dari Zincalume, menggunakan konsep dasar perlindungan eloktrolisa atau reaksi pengorbanan diri (sacrificial) dari suatu logam (zinc) untuk melindungi logam lain (baja). Selain itu, metode ini juga dilengkapi dengan lapisan pelindung (barrier) berupa Al untuk menghentikan seandainya terjadi korosi. Komposisi terbaiknya adalah 55% Al, – 43.5% Zinc – 1.5% Silikon.

JUAL BAJA RINGAN PADALARANG 0811 2049 113

Komponen rangka baja ringan

Rangka atap baja ringan mempunyai beberapa komponen yang terdiri dari:
  1. Kuda kuda C Chanel/Z
  2. Reng / V Reng
  3. Jurai Dalam
  4. Plat Diafragma
  5. Screw
Kuda kuda merupakan struktur utama dalam konstruksi atap baja ringan. Untuk mendapat kuda kuda yang kokoh rigid dan stabil,beberapa hal yang harus diperhatikan: cermati lebar bentangan, berapa besar beban atap, dan berapa derajat kemiringan atap. Ketebalan material baja ringan untuk kuda kuda C Chanel berkisar 0,7 – 1 mm, sedangkan untuk V reng antara 0,5 – 0,7 mm.

Rangka atap baja ringan menjadi pilihan dikarenakan kekuatan tariknya yang sangat tinggi, tahan terhadap karat, anti rayap, tidak merambatkan api, ringan dan pemasangannya yang relative cepat. Selain itu juga akhir-akhir ini makin sulit mendapatkan material kayu dengan kwalitas yang baik secara continue.

JUAL BAJA RINGAN PADALARANG  0811 2049 113

Rangka atap baja ringan

Rangka atap yang semakin populer digunakan yaitu system rangkai atap dari baja ringan . Struktur rangka atap ini semakin banyak dipilih karena saat ini menemukan kayu kualitas prima untuk bahan untuk konstrusi rangka kayu semakin sulit.
Sistem konstruksi yang praktis dan proses pemasangan yang cepat merupakan salah satu keunggulan system ini. Dibandingkan dengan konstruksi rangka dari kayu yang membutuhkan waktu pemasangan minimal 7 hari ( belum ditambah anti rayap ), pemasangan rangka baja bisa diselesaikan hanya dalam waktu 4-7 hari. Selain itu rangka atap ini bisa dirakit ditempat penjual maupun langsung di lokasi .
Jika rangka kayu disusun dari beberapa komponen, lain halnya dengan rangka baja ringan . Rangka merupakan salah satu kesatuan struktur yang tidak terpisahkan . Model rangka atapnya pun tidak dibuat sembarangan. Untuk mendapatkan bentuk dan ukuran yang paling tepat , perhitungan struktur dengan bantuan computer sangat diperlukan. Karena itu , pemasangannya pun harus dilakukan dengan teknik khusus, tidak bisa dikerjakan sembarang tukang. Pastikan ada pengawas proyek atau tukang dalam ahli bidangnya yang telah mendapatkan sertifikat pelatihan kerja khususnya untuk pemasangan rangka baja ringan.
Karena sudah terfabikasikan ,setiap batang bajanya terjamin presisinya. Kondisi ini tentu berbeda dengan rangka kayu yang masih dibuat secara manual . Sama dengan rangka kayu , rangka baja juga memerlukan kuda – kuda sebagi struktur penopang utamanya.Bedanya rangka baja tidak memerlukan gordin dan kaso . Untuk meletakan genteng , baja ringan menggunakan baja profil U sebagai reng.
Dipasaran ,secara umum rangka baja dijual antara Rp.120.000 – Rp.160.000 / m2. Besar kecilnya biaya tergantung pada ketetapan dari produsen baja ringan itu sendiri. Hal – hal lain yang juga mempengaruhi harganya antara lain desain (semakin rumit desainnya , secara otomatis bahan yang dibutuhkan pun semakin banyak) , sudut kemiringan ( semakin tinggi sudut kemiringannya , semakin banyak bahan yang dibutuhkan) , dan bahan genteng (ukuran genteng yang besar akan memperlebar jarak reng sehingga kebutuhan bahan dapat diminimalisasi). Penambahan elemen atap seperti overstek dan teritisan juga mempengaruhi kebutuhan bahan.
Jika pada rangka kayu rayap merupakan musuh utama , pada rangka baja ringan karat dan korosi lah musuh utamanya. Untuk menghindarinya , cermat- cermatlah memilih produsen . Pastikan baja ringan yang anda beli diberi garansi anti karat dan korosi .
Hal – hal yang harus menjadi perhatian saat memutuskan untuk menggunakan baja ringan.
Pastikan baja ringan yang anda gunakan berasal dari produsen ternama yang dapat memberikan jaminan kualitas.
  • Jangan lupa melakukan perhitungan struktur yang benar dengan gambar kerja mendetail
  • Pastikan juga produsen tersebut menjamin tingkat pemasangan sampai dilokasi .Karena hanya pengawas dan tukang ahli yang telah mendapat sertifikat pelatihan kerjalah yang dapat memasang system stuktur ini dengan benar.
  • Perhatikan benar garansi yang diberikan oleh produsen . Pilih yang memberikan jaminan perlindungan terhadap karat dan korosi.

JUAL BAJA RINGAN PADALARANG  0811 2049 113

Kekurangan dan Kelebihan Rangka Atap Baja Ringan

 Sejak dulu, penggunaan kayu sebagai rangka atap memang sangat lazim digunakan, apalagi di Indonesia sendiri terdapat berbagai jenis kayu dengan kualitas dan harga yang berbeda-beda. Namun, untuk sekarang ini sudah ada alternatif pengganti kayu yang bisa digunakan sebagai penutup atau rangka atap, yaitu baja ringan adalah salah satunya.
Setiap bahan konstruksi yang digunakan dalam membangun rumah anda pasti mempunyai kelebihan dan kekurangannya baik dari kekuatan, keindahan bentuk atau yang lainnya. Begitu juga dalam penggunaan rangka atap baja.
Konstruksi baja ringan sudah diuji coba melalui penelitian yang dilakukan oleh para ahli selama bertahun-tahun dan telah lolos uji kekuatan serta lolos pengujian yang berhubungan dengan keselamatan manusia.
Jika kita perbandingkan dengan struktur rangka atap dengan bahan dasar kayu, maka penggunaan rangka atap baja ringan akan mempunyai perbandingan yang berbeda dari cara pandang setiap penggunanya.  Mungkin bisa dikatakan tergantung akan lokasi dan biaya produksi untuk mendatangkan material tersebut.
Kelemahan atap baja ringan dibandingkan dengan konstruksi atap kayu seperti dalam hal suhu yang cenderung menyerap panas lebih banyak dibandingkan dengan kayu. Hal itu juga bergantung terhadap lokasi rumah, yaitu pada daerah iklim tropis atau bukan tropis.
Selain itu, masalah biaya menjadi kekurangan yang lain karena pemasangannya memerlukan keahlian khusus atau tukang yang terlatih sehingga biaya pemasangan rangka atap baja ringan lebih tinggi dibandingkan dengan rangka atap dari material kayu.
Nilai keuntungan dari penggunaan material baja ringan ini ketimbang material kayu yang sering diganggu rayap dan lapuk sehingga memerlukan perawatan dan bahkan penggantian menyeluruh pada jangka waktu tertentu.
Betapa dahsyatnya akibat dari serangan rayap di rumah Anda?. Lemari pakaian akan menjadi hancur dan seluruh pakaian beraroma lembab. Akan parah lagi kalau rayap itu menyerang rangka atap rumah kita yang menahan beban genteng yang demikian berat. Bayangkan jika ratusan keping genteng tersebut ambruk ke bawah menimpa seisi rumah hanya karena ulah rayap.
Solusinya adalah rangka atap baja ringan atau light steel frame. Material rangka atap ini terbuat dari bahan dasar baja dengan campuran zinc dan aluminium atau zinc-alum. Material ini sudah diproduksi secara masal di Indonesia.
Rangka baja ini terdiri dari lempengan-lempengan panjang dengan profil yang bervariasi bentuk dan ukurannya sesuai fungsi masing-masing struktur rangka atap. Untuk kuda-kuda atau rangka utama dan gording, profil baja ringan ini biasanya berbentuk “I” atau “U” terbalik dan memiliki ukuran yang lebih besar.
Sedangkan reng untuk pengikat kuda-kuda dan gording yang posisinya melintang di atas kuda-kuda dan gording, serta mengikat kuda-kuda dan gording tersebut hingga membentuk suatu kerangka yang kokoh. Lempengan reng adalah profil yang paling kecil bentuk dan ukurannya. Fungsinya sebagai penahan genteng atau jenis atap lainnya dan sebagai pengatur jarak setiap baris genteng agar lebih rapi dan lebih pas perletakannya.
Kelebihan dari material rangka atap ini ialah bobot beratnya yang demikian ringan dibandingkan dengan material rangka atap lainnya. Dengan daya tahan terhadap tekanan dan tarikan yang lebih unggul daripada material rangka kayu serta bobot materialnya sendiri yang demikian ringan, rangka atap baja ringan mungkin menjadi pilihan utama para developer dan pemilik rumah di kemudian hari.
Dengan sistem pabrikasi dan perakitan yang begitu efisien dan praktis, rangka atap baja ringan dapat memenuhi tuntutan akan efisiensi waktu dalam penyelesaian suatu gedung.
Rangka atap baja ringan diset sesuai spesifikasi yang tertuang dalam gambar detail mengikuti bentuk dan ukuran yang terinci. Dalam bentuk yang hampir atau telah utuh setelah diikat dan disatukan oleh jepitan sekrup atau sejenisnya, material rangka atap dinaikkan pada posisinya di atas pasangan dinding bata atau balok beton. Setelah berada pada dudukan yang tepat, lalu dilakukan pengikatan  mengikuti prosedur teknis selanjutnya.
Dengan sistem pabrikasi ini, rangka atap baja ringan dapat dikerjakan terlebih dahulu atau bersamaan dengan dimulainya pekerjaan awal pembangunan suatu gedung, sebagai contoh saat dilakukan galian fondasi atau pelaksanaan tiang pancang. Dan ketika pemasangan dinding bata telah mencapai level tertentu yang diinginkan, rangka atap baja ringan siap ditempatkan pada posisinya.
Namun, sistem pabrikasi yang efisien dan praktis tidak berarti lepas dari berbagai kendala atau kekurangan. Meskipun perakitan telah mencapai kesempurnaan dan presisi yang tinggi, problem lain telah menanti.
Masalah yang paling umum ialah tidak adanya presisi pada garis level pasangan dinding bata atau balok beton yang menjadi tempat dudukan kuda-kuda rangka atap baja ringan tersebut. Dengan demikian, diperlukan revisi berupa penambalan, pengganjalan, ataupun pembobolan dan pemangkasan di bagian-bagian yang tidak level.
Sering dijumpai pemuntiran pada bagian rangka atau profil baja tertentu akibat kecerobohan pemasangan, yang sangat fatal adalah kelalaian dalam peletakan posisi profil baja yang berfungsi sebagai reng. Hal itu mengakibatkan kurang rapinya pemasangan genteng pada tahap selanjutnya.
Ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan sebelum memakai material baja ringan produksi suatu pabrik atau industri tertentu sebagai rangka atap.
Setiap produsen memproduksi material ini dengan profil yang berbeda bentuk atau cetakannya. Oleh karena itu, sangat penting untuk memilih material baja ringan yang kuat berdasarkan perhitungan struktur bentuk profilnya.
Hindari jatuhan adukan semen pada profil saat melakukan plesteran dinding atau ketika pemasangan nok genteng. Adukan semen yang jatuh, selain mengganggu kebersihan dan kerapian perangkat kuda-kuda, memiliki daya lekat yang sangat kuat dan dapat, yang mengakibatkan kerusakan pada lapisan coating material baja tersebut.
Lapisan atau coating berfungsi lapisan anti karat sebagai pelindung material baja ringan dari proses korosi atau karat sehingga daya tahan material baja ringan terhadap karat menjadi empat kali lipat daripada baja biasa.
Sangat penting untuk tidak melakukan goresan apa pun terhadap lempengan profil rangka atap baja ringan. Proses karat biasanya akan muncul pada lubang-lubang bekas bor untuk pemasangan sekrup lantaran di bagian ini lapisan coating telah terkelupas.

Kelebihan atau Keuntungan Baja Ringan
  • Beban yang harus ditanggung oleh struktur dibawahnya, seperti pondasi, dinding, kolom, menjadi lebih rendah. Hal ini dikarenakan bobot yang ringan dari jenis bahan ini.
  • Baja ringan tahan terhadap karat, rayap dan perubahan cuaca dan kelembaban.
  • Bila dibandingkan dengan rangka kayu atau baja konvensional, pemasangan rangka atap baja ringan relatif lebih cepat.
  • Baja ringan bersifat tidak merambatkan atau membesarkan api (non-combustible). Karena dalam baja ringan terdapat sistem proteksi khusus yang disebut fire resistance  yakni rakitan sistem struktur untuk membatasi penyebaran api pada suatu daerah atau kemampuan untuk secara menerus berperan menahan struktur ketika terpapar api.
  • Baja ringan juga tidak memiliki nilai muai susut sebagaimana material kayu.
  • Baja ringan lebih efisien dan ekonomis karena biaya pemeliharaan lebih kecil dan memiliki daya tahan lebih lama karena tidak terkena rayap dan tidak lapuk sehingga masa waktu manfaatnya menjadi lebih lama.

Kekurangan Baja Ringan
  • Sistem struktur rangka baja ringan tersusun rapat, padat dan terlihat ramai, terhubung & terkait satu dengan lainnya, sehingga kurang menarik jika diexpose. 
  • Membutuhkan perhitungan yang benar-benar matang, karena sistem strukturnya yang seperti rangka ruang tersebut maka bila ada salah satu bagian struktur yang salah hitung, salah pasang, akan membuat perlemahan sehingga dapat menyebabkan kegagalan total.
  • Rangka atap baja ringan tidak se-fleksibel kayu yang dapat dipotong dan dibentuk berbagai profil.
  • Dibutuhkan keahlian khusus untuk menghitung kebutuhan baja ringan, oleh karena itu tidak semua orang bisa menghitungnya.
Demikian beberapa kelebihan dan juga kekurangan dari baja ringan. Tentu saja masing-masing bahan mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing, soal pilihan tentu saja kembali pada diri masing-masing orang. Semoga bermanfaat.

JUAL BAJA RINGAN PADALARANG 0811 2049 113

Tips Agar Baja Ringan di Rumah Tak Mudah Berkarat

Korosi merupakan masalah utama yang menyerang material logam, termasuk baja ringan. Meski beberapa produsen mengecap produknya anti karat, namun tidak sepenuhnya demikian. 

Mereka hanya melapisinya dengan zat anti karat. Jika lapisan tersebut terganggu, maka bisa dipastikan karat akan muncul dan menyebar ke seluruh permukaan baja ringan.

Padahal, penggunaan baja ringan mulai naik daun. Mulai dari material pengganti kayu untuk rangka atap, hingga digunakan sebagai konstruksi rangka bangunan menggantikan beton. Mengenai kekuatannya, baja ringan tak bisa dipandang sebelah mata.

Jika kayu mudah lapuk, mudah dimakan rayap, juga mudah terbakar oleh api, baja ringan tidak demikian. Selain itu, baja ringan juga kuat menahan tekanan sampai 240 – 370 Mpa, sedangkan beton cuma mampu menahan tekanan hingga 100 Mpa.

Lantas, bagaimana membuat baja ringan agar tidak korosi?

Sebenarnya, kita hanya tinggal melindungi lapisan anti karat tersebut agar tidak terkelupas, misalnya tergores. Jika terjadi hal seperti itu, sebaiknya lapisi ulang dengan cat.

Hal lain yang perlu dihindari dari baja ringan adalah air semen dan cairan asam. Selain cat, zat lain yang digunakan untuk melapisi baja ringan adalah zinc. Cairan semen mampu merusak zinc pada logam.

Sedangkan asam, sangat reaktif terhadap berbagai logam. Baja ringan bukan material untuk eksterior, jadi tidak diperkenankan terekspos udara luar. Terus–menerus terkena hujan dan panas akan mengurangi khasiat anti karat pada material tersebut. 

Kendati memakan waktu rada lama, namun tetap saja, itu sangat tidak dianjurkan.

Jadi, pahami pemasangan baja ringan mulai dari sekarang, dan hindari berbagai hal tersebut agar rangka baja ringan Anda lebih kuat dan tahan lebih lama.

JUAL BAJA RINGAN PADALARANG 0811 2049 113

Baja Ringan Sebagai Alternatif Bahan Bangunan


BAJA RINGAN SEBAGAI ALTERNATIF BAHAN BANGUNAN


BAJA RINGAN
Penggunaan struktur baja ringan dalam dunia konstruksi saat ini telah berkembang dengan pesat. Sesuai dengan namanya, struktur baja ringan tersusun dari batang-batang baja profil yang relatif lebih ringan dibandingkan batang baja pada umumnya. Baja profil ini mempunyai ketebalan yang relatif tipis.
Pada umumnya, bahan baku baja ringan adalah baja G550. Baja G550 adalah baja mutu tinggi dengan standar high tensile strength 550 Mpa (5500 kg/cm2). Kekuatan ini merupakan elemen dasar untuk kekuatan tarik baja ringan saat ini. Dengan kekuatan minimum G550, baja ringan tersebut memiliki kekuatan leleh minimum 550 Mpa. Dibuktikan dalam uji laboratorium tidak boleh putus saat ditarik dengan kekuatan 500 Mpa. Selain itu, baja tersebut juga memiliki modulus geser 80.000 MPa dan modulus elastisitasnya 200.000 Mpa.
Baja ringan dibuat dari lembaran baja atau pelat baja tipis yang dipotong-potong dan  terbuat dari baja murni kemudian dibentuk dengan mesin roll-forming. Proses pengerjaan dilakukan dalam kondisi dingin, sehingga sering dikenal dengan nama baja canai dingin (cold-formed atau cold-rolled. Proses rolling kompres dan membentang baja, pemberian gaya atau tegangan terjadi  dalam proses tersebut. Sedangkan  kekakuan didapat dari proses memberi tekukan (pemberian gaya) itulah sebabnya mengapa baja ringan mempunyai mutu tinggi. Sedangkan baja yang biasa dibentuk dalam keadaan masih panas dinamakan baja canai panas (hot-rooled).
Dalam Dewobroto dkk (2006) dilaporkan bahwa pemakaian baja  cold-formed di Amerika untuk struktur bangunan sudah berkembang sejak lima decade yang lalu atas dukungan AISI ( American Iron and Steel Institute). Sejak itu baja canai dingin banyak digunakan untuk struktur bangunan, baik struktur sekunder, misalnya sebagai kerangka dinding/partisi maupun struktur primer, misalnya rangkat atap (truss) dan rangka utama bangunan (frame), Gambar 1. Pemakaian baja ringan sebagai bahan bangunan seperti rangka atap, rangka plafond, rangka dinding dan rangka lantai. Jenis baja ini juga sudah banyak digunakan untuk bangunan sederhana maupun bangunan tinggi sebagai pengganti kayu yang semakin mahal, langka dan mudah dimakan rayap.
Dalam praktek ada beberapa pertimbangan keunggulan pemilihan struktur baja ringan, antara lain:
  1. Kecepatan pemasangan
  2. Kerapihan
  3. Ringan
  4. Biaya
  5. Ketahanan terhadap kondisi lingkungan
Keunggulan pemakaian baja ringan tersebut didukung oleh profesionalisme dan pelaksanaan di lapangan yang ditangani oleh perusahaan spesialis, sehingga struktur baja ringan ini merupakan satu alternatif yang perlu dipertimbangkan dalam pemilihan bahan
Karena masa konstruksi cepat, baja ringan ini juga banyak digunakan untuk untuk rekonstruksi rumah di daerah yang mengalami bencana alam. Dalam masa rekonstruksi umumnya dituntut pembuatan bangunan rumah dalam jumlah yang banyak dan selesai dalam waktu cepat, agar korban tidak terlalu lama dalam pengungsian (Triwiyono, 2006).
RANGKA ATAP BAJA RINGAN
Rangka atap baja ringan adalah rangka atap rumah (kuda-kuda +reng) yang terbuat dari baja mutu tinggi G550 yang ringan, tipis dan dilapisi oleh lapisan anti karat, namun memiliki fungsi yang setara dengan baja konvensional.
Beberapa tahun belakangan ini, penggunaan material baja ringan semakin marak saja. Mulai dari perumahan, perkantoran hingga rumah sakit dan tempat-tempat publik lainnya memakai aplikasi baja ringan, khususnya untuk rangka atapnya. Untuk rangka lantai penggunaannya masih belum dikenal luas di Indonesia.
Di  kota-kota  besar seperti Jakarta dan sekitarnya rangka atap baja ringan makin naik daun sebagai substitusi rangka atap kayu. Pemasoknya  pun makin banyak. Sayangnya, tidak semua menawarkan  rangka  atap baja  ringan yang  jelas  standar  bahan   baku dan  sistem  aplikasinya. Sebagian  sekadar memasarkan profil baja ringan yang kemudian dirakit dengan baut (screw)  menjadi rangka atap. Akibatnya, kian sering terdengar rangka atap baja ringan yang   roboh  setelah terpasang.  Yang   memprihatinkan   sampai  sekarang   belum  terlihat upaya serius pemerintah membuat standarisasi atau peraturan khusus tentang struktur baja canai dingin.
Menurut Davy Sukamta, Ketua Himpunan Ahli Kontruksi Indonesia (HAKI), produk rangka atap baja ringan terlalu cepat diserap pasar sehingga terjadi perang harga yang mengabaikan keamanan aplikasinya. Di pihak lain edukasi terhadap konsumen sangat kurang. Baja ringan sangat berbeda bahan dan sistem aplikasinya dibanding kayu. Karena itu menjadi penting untuk kian berhati-hati memakai baja ringan sebagai rangka atap.
Tidak seperti kayu yang fleksibel, baja ringan sangat rigid. Jika rangka kayu setelah terpasang masih bisa ditambahi beban lain, pada rangka atap baja ringan setiap penambahan beban baru harus diiringi dengan perkuatan baru pula. Jika tidak struktur rangka bisa ambruk atau minimal melengkung. Karena itu aplikasi rangka atap baja ringan membutuhkan perhitungan yang seksama, mulai dari pemilihan bahan, bentuk profil, sampai pemasangan.

JUAL BAJA RINGAN PADALARANG 0811 2049 113